Salah Tempat, Pergantian Menteri Tak Akan Mengubah Apa-apa

×

Salah Tempat, Pergantian Menteri Tak Akan Mengubah Apa-apa

Bagikan berita
Salah Tempat, Pergantian Menteri Tak Akan Mengubah Apa-apa
Salah Tempat, Pergantian Menteri Tak Akan Mengubah Apa-apa

[caption id="attachment_11962" align="alignnone" width="650"]Para menteri baru yang diangkat Presiden Jokowi (antara foto) Para menteri baru yang diangkat Presiden Jokowi (antara foto)[/caption]JAKARTA - Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo tidak akan mengubah apa-apa, karena pihak yang diganti dan menggantikan memiliki ideologi yang sama.

Hal itu terlihat dari masuknya Darmin Nasution, mantan Gubernur Bank Indonesia ke dalam kabinet untuk menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian."Darmin Nasution dan Sofyan Djalil itu sama saja, sama-sama berlatar belakang ideologi ekonomi liberal," kata Ubedilah.

Direktur Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia ini menyebutkan, jika ingin menegakkan Nawacita, seharusnya Jokowi menugaskan Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2000-2001, sebagai Menko Perekonomian.Hal inilah yang disebut Ubedilah sebagai perombakan kabinet yang "salah tempat".

"Rizal Ramli itu ahli ekonomi makro, kebijakan-kebijakan moneter dan ekonomi konstitusional atau kerakyatan, tetapi ditempatkan di pos Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Ini salah tempat," tutur dia.Selain itu, posisi Menteri Badan Usaha Milik Negara yang saat ini dijabat Rini Soemarno sudah seharusnya diganti, namun tidak dilakukan.

"Yang diharapkan diganti sebenarnya Menko Perekonomian dan Menteri BUMN. Tetapi sepertinya posisi Rini saat ini cukup kuat, mungkin karena kedekatannya dengan pihak Teuku Umar," kata Ubedilah merujuk pada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.(*/aci)sumber:antara

Editor : Eriandi, S.Sos
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini