Optimalkan Operasional Pelabuhan Teluk Tapang, Dinas BMCKTR Sumbar Tuntaskan Pembangunan 4 Jembatan hingga 2024

×

Optimalkan Operasional Pelabuhan Teluk Tapang, Dinas BMCKTR Sumbar Tuntaskan Pembangunan 4 Jembatan hingga 2024

Bagikan berita
Foto Optimalkan Operasional Pelabuhan Teluk Tapang, Dinas BMCKTR Sumbar Tuntaskan Pembangunan 4 Jembatan hingga 2024
Foto Optimalkan Operasional Pelabuhan Teluk Tapang, Dinas BMCKTR Sumbar Tuntaskan Pembangunan 4 Jembatan hingga 2024

PADANG - Dinas Bina Marga Cipta Karya Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada tahun 2023 ini membangun satu unit jembatan pada jalan provinsi ruas jalan pendukung Pelabuhan Teluk Tapang Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).“Tahun 2023 ini kita mengerjakan satu unit jembatan di ruas Teluk Tapang,” ungkap Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Era Sukma Munaf, Senin ((16/1) di ruang kerjanya.

Era Sukma mengungkapkan, pembangunan ruas jalan Teluk Tapang didanai oleh APBN melalui sistem multiyears (tahun jamak). Pembangunannya dimulai tahun 2022 hingga 2024.Dalam pelaksanaan pembangunannya, melalui sharing antara pemerintah pusat melalui pemerintah daerah. Di mana, pembangunan jalannya dibangun hingga selesai oleh pemerintah tahun 2024.

“Sekarang sedang dikerjakan oleh kontraktor PT Jaya Karya, dengan kontrak Rp220 miliar,” terangnya.Sementara pembangunan jembatannya dilaksanakan oleh Pemprov Sumbar. “Ada empat jembatan yang akan kita bangun hingga 2024. Satu jembatan dikerjakan tahun 2023 ini, tiga jembatan lagi tahun 2024. Target selesainya Juni 2024,” terang Era Sukma.

Pusat sudah kerjakan PT Jaya Karya, kontrak 220 miliar. Tahun 2023 ini bangun satu unit jembatan, sementara tiga unit lainnya di tahun 2024. Target selesai Juni 2024.Selain pembangunan ruas jalan Teluk Tapang, pada tahun 2023 ini juga ada pekerjaan pembangunan jalan nasional di Kepulauan Mentawai yakni Trans Mentawai yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pembangunan jalan nasional ini merupakan perjuangan semua stakeholder.

Era Sukma mengatakan, pembangunan menggunakan APBN pada tahun 2023 hingga 2024, lebih banyak menyelesaikan kegiatan yang terbengkalai sampai tahun 2024. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).“Jadi tidak ada kegiatan baru lagi. Kita sudah usulkan melalui Instruksi Presiden (Inpres). Sampai sekarang belum ditandatangani Presiden,” terangnya.

Sementara melalui APBD Provinsi Sumbar, kegiatan tahun 2023 ini yang ada hanya melalukan preservasi pemeliharaan jalan provinsi.Namun, ada satu jalan yang dibangun, yakni Jalan Pasar Baru Kabupaten Pesisir Selatan menuju Alahan Panjang Kabupaten Solok. Era Sukma mengungkapkan, harusnya tahun ini jalan Pasar Baru-Alahan Panjang targetnya selesai, namun kenyataannya belum juga selesai.

“Kendalanya karena keterbatasan anggaran. Tahun ini masuk Rp22 miliar sementara kebutuhan Rp60 miliar. Mudah-mudahan tahun ini beberapa kilo lagi bisa selesai tapi baru clering saja. Belum didetailkan pembangunannya,” terangnya.(yose)

Editor : Eriandi, S.Sos
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini