Jadi Followers atau Tetap Menjadi Following? Kuasai Public Speaking

Foto Oktafril Febriansyah, S.Pd, C.Ps
×

Jadi Followers atau Tetap Menjadi Following? Kuasai Public Speaking

Bagikan opini

Berbicara di depan umum seperti momok yang sangat menakutkan bagi sebagian kalangan, bahkan ada yang rela bekerja dengan penuh tenaga dari pada harus berhadapan dengan lawan bicara. Padahal, di zaman yang penuh dengan persaingan seperti saat ini, kita dituntut untuk lancar dalam hal komunikasi dan memiliki kemampuan public speaking yang baik.

Disadari atau tidak, ketakukan demi ketakukan tersebut hanyalah permainan mindset, kita terus-terusan dininabobokkan oleh sebuah dogma, bahwa public speaking hanya untuk golongan tertentu, skill yang dibawa dari lahir, lalu pola pikir tentang si introvert dan extrovert. Nyatanya, public speaking itu bisa dikuasai semua orang, bahkan wajib dalam hidup dan kehidupan.

Cenderung membangun pikiran yang negatif setiap kali ingin tampil di depan adalah sumbangan terbesar terhadap sebuah ketakukan itu sendiri. Memang, survei dari Sunday Time of London (1973) mengungkapkan, bahwa dari sekian banyak ketakukan dalam hidup, misal takut ular, takut hantu, takut kegelapan, ketinggian dan ketakutan-ketakukan lainnya yang paling menakutkan bagi banyak orang adalah “Takut berbicara di depan umum” sebesar 41%. Pertanyaannya, apakah ketakukan tersebut akan berketerusan, hinggap dan menetap dalam diri kita? Atau, berdamai dan malah berteman dengannya, inilah jalan yang terbaik, yaitu enyahkan rasa takut tersebut.

Terlepas dari profesi atau bidang apa yang sedang yang ditekuni saat ini, kemampuan komunikasi yang baik memiliki banyak manfaat yang tak terbantahkan. Karena dalam bidang apapun, skill yang satu ini wajib dimiliki oleh semua profesi. Seseorang yang memiliki kemampuan public speaking yang baik sering kali menjadi kunci kesuksesan dalam karier dan kehidupan. Dalam dunia profesional yang kompetitif, kemampuan untuk berbicara dengan baik dan mempengaruhi orang lain secara positif sangat penting. Akan lebih mudah mendapatkan promosi, memimpin tim, atau menjalin kemitraan bisnis yang sukses, jika berhasil dalam dapat mengomunikasikan ide-ide dan visi secara efektif kepada orang lain.

Kemampuan public speaking yang kuat memungkinkan kamu untuk mempengaruhi dan menginspirasi orang lain. Ketika dapat menyampaikan pesan dengan jelas dan meyakinkan, akan menjadi sebuah potensi untuk mengubah pandangan, menginspirasi tindakan, dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Lantas, setelah membaca tulisan ini, apakah akan tetap menjadi pribadi yang biasa-biasa saja, bertahan di comfort zone-nya, atau siap untuk menyongsong masa depan gemilang. Semua kembali kepada kamu, sampai kapan akan menjadi pengikut, mulailah belajar menjadi orang yang diikuti, karena dalam hidup ini, orang yang diikuti tidak akan pernah merugi.

Salam Komunikasi!

Bagikan

Opini lainnya
Ganefri
Terkini