Esensi Nuzul Quran: Alquran Sebagai Rule Of Life

Foto  Zulfadli Akbar
×

Esensi Nuzul Quran: Alquran Sebagai Rule Of Life

Bagikan opini

 Oleh: Zulfadli Akbar

Pemuda PERTI Kabupaten SijunjungBulan ramadhan merupakan salah satu bulan yang mulia disisi Allah SWT. Ramadhan bulan yang penuh keberkahan, serta penuh dengan maghfirah (ampunan), serta banyak keutamaan-keutamaan, dan peristiwa penting yang terjadi di dalamnya. Salah satunya yakni peristwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Alquran. Kata Alquranberasal dari bahasa Arab yaitu qara-a, yaqra-u, qur’aanan yang berarti bacaan.

Surah Al-‘alaq ayat 1 hingga 5 menjadi wahyu pertama yang diturunkan Allah melalui malaikat Jibril kepada nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi pada 17 Ramadhan tahun 610 M bertempat di gua Hira’. Dengan turunnya wahyu pertama ini, maka menandakan diangkatnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir dan mengamban tugas dalam menyampaikan firman-firman Allah SWT kepada umatnya.Al-Quran diturunkan secara Mutawatir (Berangsur-angsur), tercatat Alquranturun selama 22 Tahun, 2 Bulan, dan 22 Hari semenjak turun pertama di gua Hira’. Diperintahkannya malaikat jibril untuk manyampaikan firman Allah kepada Nabi Muhammad SAW berdasarkan sebab atau situasi yang terjadi ketika itu, sebab turunnya firman Allah ini dinamakan Asbabun Nuzul.

Sebagai contoh, turunnya Qur’an surah Al-Kafirun. Surah Al-Kafirun turun sebagai tanggapan terhadap usulan kaum kafir Quraisy kepada Rasulullah SAW untuk melakukan kompromi dalam agama. Mereka mengajak Rasulullah SAW untu menyembah tuhan yang mereka sembah secara bergantian. Kemudian Allah menurunkan Qs. Al-Kafirun untuk menolak tawaran mereka dengan tegas. Begitupun dengan ayat-ayat Alquranyang lain, diturunkan atas jawaban dari pertanyaan-pertanyaan, serta peristiwa yang terjadi pada Rasulullah SAW.Alquranditurunkan Allah SWT sebagai Rule Of Life (pegangan dan sumber aturan dalam berkehidupan) bagi umat islam. Seluruh aspek dan sendi dalam kehidupan manusia diatur sedemikian rupa dalam Al-Qur’an. Baik masalah ibadah, akidah, tauhid, ekonomi, Fiqh, Tarikh, serta muamalah diatur oleh Allah SWT didalam Al-Qur’an. Sehingga jika manusia berpegang dan mengacu kepada Alqurandalam menjalankan hidup dan kehidupan niscaya mereka akan selamat di dunia dan akhirat.

 Fungsi Alquran

Alquran sebagai pengangan umat islam memiliki banyak sekali fungsi, diantaranya:Alquransebagai Al-Huda atau petunjuk. Sebagaimana seseorang yang bepergian ke suatu tempat yang belum pernah diunjunginya, seseorang tersebut membutuhkan peta sebagi petunjuk arah, dengan harapan agar tidak tersesat. Sehingga setiap perjalanan bisa dilalui dengan lancar. Begitupun dalam kehidupan ini, sejatinya ketika kita dilahirkan ke dunia, kita dihadapkan pada tempat dan kondisi yang baru. Maka kita butuh sesuatu sebagai panduan untuk mengarungi kehidupan ini, supaya tidak tersesat. Dan panduan itu adalah Alquran . Alquran memberikan petunjuk dengan baik terhadap apa yang harus kita lakukan di dunia ini. Alquranmemberikan acuan dan tuntunan terhadap diri kita dengan sebaik mungkin.

Alquransebagai Al-Furqan (Pembeda) antara Haq (Benar) dan Bathil (Salah). Alquranmemberikan penjelasan kepada manusia tentang sesuatu yang haq dan bathil. Sehingga manusia mampu membedakannya dan mengikuti yang haq serta menjuhi yang bathil. Allah SWT berfirman dalam potongan Qs. Al-Baqarah ayat 185 yang artinya, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Alquran , sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil)..............”Alquransebagai Asy-Syifa (Obat). Kandungan didalam Al-quran juga berfungsi sebagi obat, terlebih obat bagi ruhani kita. Ketika hati sedang kacau, dan fikiran sedang tidak baik-baik saja dan kita menyerahkan diri kepada Allah SWT dengan membaca firman-Nya ( Alquran ) niscaya Allah memberikan ketenangan dalan diri kita.

Alquransebagai Mushaddiq (Pembenar). Alquran sebagai kitab suci terakhir yang diturunkan Allah SWT menjadi penyempurna dan pembenaran atas kitab-kitab sebelumnya yaitu Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa As, Dzabur yang ditunkan kepada nabi Daud As, dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa As.Dengan melihat begitu banyaknya fungsi Alqurandalam kehidupan manusia, hendaklah manusia menjadikannya sebagai pegangan. Tentu dengan membaca, mempelajari dan mengamalkan kandungan dari Alqurantersebut. Kita juga dianjurkan untuk mengajarkan Alquran , baik cara membacanya maupun pengetahuan terhadap kandungannya. Utsman Bin Affan Ra berkata Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Sebaik-baik kalian ialah yang mencari (mempelajari) ilmu Alquran dan mengajarkannya” (H.R At-Tirmidzi).

Semoga kita menjadi ummat yang senantiasa berpegang kepada Alqurandalam setiap urusan dalam sendi kehidupan kita, dan kita mampu untuk mengajarkan ilmu Alqurankepada orang lain. Sehingga Alquran memberikan pertolngan kepada kita, di Akhirat kelak. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin.Sekian

Tag:
Bagikan

Opini lainnya
Terkini