Maulid Nabi, Lahirnya Tokoh Kehumasan dari Dunia Keislaman

Foto Harian Singgalang
×

Maulid Nabi, Lahirnya Tokoh Kehumasan dari Dunia Keislaman

Bagikan opini

Maulid Nabi diperingati sebagai lahirnya tokoh besar Islam dan dunia yang menjadi panutan seluruh umat Islam. Peringatan Maulid Nabi ini dianggap penting untuk memperingati Sejarah warisan tokoh terpenting dalam Islam atas perjuangan yang telah dilakukan oleh Rasulullah utusan Allah SWT, Baginda Nabi Muhammad SAW yang telah membawa seluruh umat Islam dari zaman keburukkan yang sangat krisis dengan pengetahuan ke zaman yang penuh dengan ilmu dan pengetahuan seperti saat ini.Rekam jejak perjuangan Rasulullah dalam membawa Islam ke peradaban dunia tidaklah mudah. Berbicara tentang sejarahnya, cerita perjuangan Rasulullah tidak akan habis, terurai dari Kitab Suci Al-Qur’an, Hadist Riwayat, dan berbagai Kitab-Kitab Fiqih. Berawal dari zaman dimana kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabi’ Al-Awwal 570 Masehi, yang berada pada saat pasukan gajah dipimpin oleh Abrahah yang berusaha meruntuhkan Ka'bah. Saat itu, Allah mengirimkan burung ababil untuk menjatuhkan batu-batu yang membawa wabah penyakit kepada pasukan Gajah yang berusaha menghancurkan Ka'bah, tempat suci dan bersejarah umat Islam yang terekam dalam Surah QS: Al-fil 1-5. Pada tahun Gajah ini, Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah dan tumbuh sebagai anak yatim karena ayahnya Abdullah, telah meninggal sebelum kelahirannya. Nabi Muhammad SAW dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh ibunya yang mulia, Ibunda Aminah. Setelah beberapa waktu bersama ibunya, Nabi Muhammad SAW kemudian diasuh oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib. Kisah hidup Nabi Muhammad SAW dari kelahirannya hingga wafat berlanjut pada masa ke Nabian-Nya.

Masa ke Nabian Baginda Rasulullah ditunjuk pada 17 Ramadhan tahun 611 Masehi. Nabi Muhammad menerima wahyu pertama kali di usia 40 tahun melalui Malaikat Jibril di Gua Hira mengenai Ilmu, Iqra’: bacalah, peristiwa ini terekam dalam Surah Iqra QS: Al-Alaq 1-5. Peristiwa inilah awal mula bagaimana Islam menjadi penerang hidup seluruh umat Islam dunia, selama 23 tahun perjuangan berat Rasulullah berdakwah membawa ajaran Islam ditengah kondisi lingkungan Jahiliyah nan keji dari kaum Quraisy, dimana kala itu zaman yang penuh ‘krisis’ dengan peradaban manusia.Keberhasilan Nabi Muhammad SAW mengatasi krisis peradaban, mengubah kepercayaan hampir setengah penduduk dunia dan berlangsung berabad-abad adalah mahakarya yang tidak ada bandingannya. Krisis yang tak terlepas dari dunia kehumasan merupakan masalah utama yang harus dituntaskan dan di manajemen dengan baik, dimana upaya mengatasi krisis menjadi titik fokus bagaimana yang telah dilakukan baginda Rasulullah membawa dunia Islam menjadi solusi ditengah sulitnya beradaban manusia kala itu. Apabila dikaitkan dengan pergerakkan tokoh kehumasan dunia, Nabi Muhammad SAW menjadi tokoh kehumasan yang tak dapat dikesampingkan. Pandangan ini sebelumnya pernah dikemukan sebuah buku Kehumasan yang berjudul “Public Relations, Strategi Kehumasan dalam Mengatasi Krisis” karya Emeraldy Chatra dan Rulli Nasrullah (2008), pandangan mengenai hasil yang sangat objektif, dengan kaca mata yang sangat logis. Walaupun Nabi Muhammad SAW sebelumnya tidak pernah disebut sebagai tokoh kehumasan, namun sebenarnya beliaulah praktisi kehumasan yang terbesar di dunia. Tokoh ini terbesar karena ruwetnya krisis yang dihadapi dan kehadirannya menjadi solusi terhadap krisis peradaban manusia di kala itu.

Ketokohan Nabi Muhammad SAW membawa Islam sebagai penerang hidup umat muslim diseluruh dunia, tak terlepas dari krisis. Dimana apabila dikaitkan dengan tokoh-tokoh kehumasan di dunia yang tidak dapat dilepaskan dengan situasi krisis. Tokoh kondang kehumasan Amerika Serikat seperti Sam Adam muncul menjadi tokoh kehumasan di tengah Perang Kemerdekaan Amerika Serikat (American Revolutionary War), lalu John W. Hill dan William Knowlton muncul ditengah konflik Nasional antara Presiden Amerika Serikat dengan pengusaha-pengusaha besar negara itu. Ivy Ledbetter Lee yang dikenal sebagai Father of Public Relations, berperan besar dalam mengatasi krisis yang dikenal dengan The Pennsylvania Railroad Company dengan pemogokkan besar yang bersamaan dengan demonstrasi pada saat itu. Usahanya berhasil mendapatkan apresiasi yang tinggi dan diterima dengan baik oleh media, masyarakat umum, dan pejabat pemerintah.Krisis yang dihadapi Ivy Lee dan tokoh-tokoh kehumasan Amerika, tak sebanding dengan krisis yang dihadapi Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi zaman jahiliyah. Krisis yang mereka hadapi berpengaruh pada waktu dan ruang lingkup yang terbatas di kala krisis itu terjadi. Namun Nabi Muhammad SAW tidak pernah kehilangan pengaruhnya sekalipun walaupun sudah melintasi waktu 14 abad yang lalu. Umat Islam tak pernah merasa kehilangan pengaruh-Nya, Rasulullah selalu menemani hati seluruh umat Islam sampai hari ini.

Dengan memperingati Maulid Nabi sebagai hari kelahiran Rasulullah Baginda Nabi Muhammad SAW, mengingatkan salah satu contoh tauladan tokoh kehumasan terbesar di dunia. Krisis peradaban manusia yang dihadapi Nabi Muhammad SAW dapat menjadi acuan humas dalam bekerja mengatasi krisis. Humas tidak perlu takut dengan krisis, karena sejatinya krisis adalah habitat kehumasan tempat dimana humas lahir dan berkembang membawa solusi dan pembaharuan. Tanpa adanya krisis, humas nyaris tidak akan berperan di organisasi atau tidak berguna sama sekali. Humas harus berani menghadapi setiap kesalahan yang berpotensi dan menjadi sumber krisis, sehingga dapat dimanajemen dengan baik dan melahirkan langkah solusi baru untuk kemajuan bersama, seperti langkah besar yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW dengan pengaruhnya yang kini membawa Islam, besar diseluruh belahan dunia.

Tag:
Bagikan

Opini lainnya
Terkini