Bertemu Secara Kebetulan dengan Presiden SBY di Tempat Sarapan

Foto Harian Singgalang
×

Bertemu Secara Kebetulan dengan Presiden SBY di Tempat Sarapan

Bagikan opini

Sebagian kawan yang mengetahui spontan merespons dengan ungkapan ini: "Alhamdulillah. Rezeki Anak Soleh!".Saya sudah lupa kapan persisnya terakhir bertemu dengan Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Yang saya ingat di masa Pilkada DKI 2017 saya diundang beliau bertemu di kediamannya di Cikeas. Yang mengontak saya pengusaha Hadi Bilid. Dialah yang diutus Pak SBY menghubungi saya. Topiknya membahas salah satu tulisan saya yang mengulas Pilkada DKI.

Saat Ibu Ani Yudhoyono dirawat di di National University Hospital, Singapura empat tahun lalu saya sempat membesuk almarhumah bersama wartawan senior Asro Kamal Rokan. Kami dari Kuala Lumpur Malaysia sengaja terbang untuk mampir beberapa jam di Singapura sebelum kembali ke Jakarta.Waktu itu kondisi Ibu Ani sudah kritis. Kami tidak bisa menjumpai. Sedangkan Pak SBY sedang pulang istirahat di apartemen setelah semalaman menunggui istrinya.

Tadi, tanpa sengaja Minggu (4/6) pagi bertemu Presiden SBY, di tempat sarapan " All Dining" Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah. Kami sama-sama terkejut saat berpapasan di pintu masuk resto. Beliau baru masuk, sedangkan kami baru akan meninggalkan tempat sarapan. Alhamdulillah beliau tampak sehat wal afiat. Presiden SBY dan rombongan tiba di Semarang Sabtu (3/6) petang selepas meninjau pembangunan Museum Ibu Ani Yudhoyono di Pacitan, Jawa Timur. Sedangkan kami tiba di Semarang sejak Jumat (2/6) pagi untuk menghadiri penganugerahan gelar Profesor untuk Henry Yosodiningrat dari Universitas Islam Sultan Agung ( Unissula)." Kami habis meninjau pembangunan Museum," kata Pak SBY.

"Selamat Pak. Kapan waktu saya akan menengok museum itu," kata saya."Monggo Pak, kami tunggu dengan senang hati," sambungnya.

Cucu-cucu saya pun takjub saat di depannya berdiri Presiden ke 6 RI. Mereka ikut bersalaman dan berfoto bersama. Raihan, salah satu cucu, spontan berkata tidak akan cuci rambut untuk waktu lama karena Pak SBY sempat mengusap-usap kepalanya."Alhamdulillah kita ketemu di sini yah. Sedang liburan di Semarang?"tanya Pak SBY.

" Iya, Pak sambil memanfaatkan waktu liburan untuk survey kampus cucu tertua kami yang mendaftar di Undip," sahut saya.Pak SBY pun mendoakan cucu kami Aisha Bintang Ramadhan -- yang ikut ke Semarang untuk survey kampus di Undip -- diterima kuliah di perguruan tinggi yang menjadi keinginannya. Saya juga mendoakan kiranya pembangunan Museum Ibu Ani Yudhoyono berjalan lancar.

Tidak lama setelah mengupload pertemuan itu di laman Facebook dan IG rekan wartawan senior Asro Kamal Rokan spontan merespons."Mantap. Dalam sepekan bertemu PM, mantan PM, dan mantan Presiden," ucapnya.Oh, iya. Saya baru "ngeh" juga. Minggu (28/5 lalu bersama beberapa rekan termasuk Asro Kamal Rokan menghadiri peringatan Hari Wartawan Nasional Malaysia 2023 ( Hawana). Kami bertemu dan sempat berbincang dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim yang meresmikan acara itu di Ipoh, Perak, Malaysia.

Besoknya, bersama Asro Kamal Rokan selaku Presiden Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia Indonesia ( Iswami) memenuhi undangan dinner mantan PM Malaysia, Ismail Sabri di sebuah restoran di Kuala Lumpur. Dinner plus diskusi banyak hal terutama dinamika politik Indonesia Malaysia dihadiri juga Pemred Jakarta Post Taufikurahman, Pemred IDNtimes Uni Z Lubis dan pemred Akar Padi.co Syamsuddin Ch Haesy. Pertemuan dengan mantan PM Malaysia itu diakhiri dengan janji ketika Ismail Sabri ke Jakarta gantian kami akan menjamunya dengan Sop Kambing Dudung Roxy.// Museum Ani Yudhoyono //

Baca juga: BANGKITLAH

Museum yang baru ditinjau oleh SBY dan rombongan adalah "Museum dan Galeri Seni SBY-ANI" di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ploso, Pacitan. Bangunan Museum seluas 7500 m2 itu berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar. Menyimpan koleksi seni dan foto-foto hasil jepretan almarhumah Ani Yudhoyono.Dalam unggahan di Instagram AYH tempo hari, Ketum Partai Demokrat itu membagikan foto desain bangunan museum yang didominasi warna putih. Pak SBY sendiri yang merancang museum dengan enam pilar di bagian fasadnya seakan representasi presiden ke-6. Di atas bangunan terukir bunga flamboyan, bunga kecintaan mendiang Ibu Ani Yudhoyono. Museum dilengkapi dengan SBY Library, perpustakaan yang berisi sejumlah buku yang ditulis SBY dan koleksi lainnya.

Bulan Februari 2022 SBY telah membuka galeri seni Ani setelah 2 tahun masa pembangunan. Interior museum terlihat asri dengan tanaman yang terdapat di bagian tengah yang dihiasi aliran air.// Terima Anies //

Tag:
Bagikan

Opini lainnya
Ganefri
Terkini