Manfaat Spiritual Puasa Ramadhan

Foto Harian Singgalang
×

Manfaat Spiritual Puasa Ramadhan

Bagikan opini

Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam Kalender Hijriah dan merupakan bulan puasa, taubat, dan amal saleh.Di bulan ini, puasa diwajibkan bagi setiap Muslim dewasa yang waras, mampu serta tidak dalam perjalanan.

Yang digugurkan dari kewajiban ini adalah anak-anak yang belum baligh, wanita yang sedang haid, wanita hamil, wanita menyusui, orang lemah dan lanjut usia, orang sakit, orang yang sedang dalam pengobatan, orang yang dalam perjalanan dan orang yang tidak mampu berpuasa karena kesehatan atau alasan lain yang sah.Puasa Ramadhan merupakan salah satu jalan terbaik untuk berkomitmen kepada gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang. Ramadhan mengajarkan kepada umatnya bagaimana mengatur kebiasaan makan, menjaga pengendalian diri dan disiplin diri.

Puasa memungkinkan seseorang untuk berpikir lebih baik, bertindak lebih baik, dan meningkatkan karakter mereka. Selama bulan Ramadhan, ada beberap manfaat spiritual yang dapat peroleh.Pertama, meningkatkan taqwa. Salah satu manfaat spiritual puasa selama Ramadhan adalah meningkatkan ketakwaan seseorang. Ini mengacu pada kesadaran seseorang kepada Allah (SWT), dan memastikan seseorang berhati-hati dalam bertindak yakni melakukan perbutan yang disukai  oleh Allah (SWT).

Hal ini disebutkan dalam Al-Qur'an: 'Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. [2:183]Memiliki Taqwa juga mengacu pada rasa takut kepada Allah (SWT) di mana manusia sadar akan perbuatannya baik atau buruk, dan memikirkan apakah itu disukai Allah (SWT) atau tidak. Oleh karena itu, berpuasa berarti kita memiliki kendali lebih atas diri kita dan tindakan kita.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan bagi orang-orang untuk menjadi sadar akan tindakan mereka. Ini juga merupakan kesempatan untuk menebus diri dari kebiasaan buruk dan kecanduan seperti berbohong, bergosip, dan merugikan orang lain, dll.Alih-alih pikiran dan emosi negative seseorang harus menanamkan ketulusan dan keharmonisan di hati mereka. Mereka dapat melakukannya dengan mendekatkan diri kepada Tuhan dan memohon ampunan dan rahmat-Nya dengan melakukan beberapa perbuatan baik, seperti bersedekah atau beramal.

Kedua, meningkatkan kesabaran. Allah menyebutkan kesabaran dalam Al-Qur'an lebih dari 85 kali, dan salah satu cara untuk mendapatkan kesabaran adalah puasa di bulan Ramadhan. orang yang berpuasa adalah orang yang menahan dari makan, minum, dan hubungan seksual dan keinginan. Maka dengan berlatih dengan menahan tersebut mereka memperoleh pelajran yaitu berupa kesabaran.Ramadhan sebenarnya tentang memupuk kesabaran. Seperti yang sudah dikatakan Ramadhan tidak hanya terbatas pada aktivitas fisik, tetapi juga untuk latihan mental. Kesabaran adalah syarat sebuah keberhasilan. Tidak ada orang yang berhasil tanpa kesabaran. Orang yang menang dan memperolah kebahagian nanti adalah orang yang sabar dalam melaksankan puasanya sebagaimana hadis nabi “Orang yang berpuasa akan meraih dua kegembiraan, kegembiaran ketika berbuka puasa/berhari raya, dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya,” (HR Muslim).

Ketiga, investasi akhirat. Puasa selama Ramadhan juga merupakan cara berinvestasi di Akhirat. Puasa memiliki pahala yang besar, terutama jika dilakukan dengan niat murni. Ada delapan pintu menuju Jannah, salah satunya adalah Ar-Rayyan, yang hanya akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa karena Allah (SWT).Puasa juga  melindungi seseorang dari api neraka. Dalam sebuah hadits, Rasulullah (SAW) mengatakan, Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah akan dijauhkan Allah dirinya dari neraka sejauh tujuh puluh tahun.

Kemudian selama ramadhan amalan manusia dilipatgandakan balasannya oleh Allah. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah mengatakan: Setiap amal anak Adam (manusia) adalah untuk dirinya, dan ganjaran kebaikan itu dilipatkan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Dia adalah untuk-Ku dan Aku yang membalasnya (dengan tanpa batasan). Orang yang berpuasa itu meninggalkan makanan dan syahwatnya demi Aku, dan meninggalkan minuman dan syahwatnya demi Aku. Maka puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku membalasnyaKeempat, Melemahkan Nafsu Batin. Puasa di bulan Ramadhan bermanfaat untuk melemahkan Nafs dan keinginan batin. Ini berarti seseoarang dapat fokus untuk menyembah Allah (SWT) dan memiliki lebih sedikit gangguan dan godaan. Selain itu, Setan dikurung selama Ramadhan, yang berarti orang beriman beribadah tanpa godaannya. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah mengatakan: "Ketika Ramadhan datang, pintu surga dibuka, gerbang neraka ditutup, dan setan-setan dirantai."

Baca juga: BANGKITLAH

Puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam, tujuan utama puasa selama bulan Ramadhan adalah untuk memungkinkan seseorang mencapai pengendalian diri dan menjaga agar kejahatan dalam pikiran, hati, dan jiwa kita tetap terkendali.Puasa selama Ramadhan memungkinkan seseorang untuk mengendalikan pikirannya, mengusir pikiran negatif apa pun yang dapat menggodanya untuk melakukan perbuatan dosa, untuk selalu menjaga Tuhan dalam ingatan dan hati, dan untuk mengawasi sikap, perilaku, dan tindakannya terhadap orang lain.

Kelima, Melatih Rasa Syukur. Puasa juga membuat seseorang lebih bersyukur atas apa yang dimiliki, dan berterima kasih kepada Allah (SWT) karena telah memberika kepadanya. Itu juga harus membuat seseorang berpikir tentang bagaimana dia dapat membantu orang lain yang kurang beruntung dan yang menderita kemiskinan dan penyakit di seluruh dunia.Kemudian Bersedekah adalah cara untuk menunjukkan rasa terima kasih atas nikmat. Sebuah hadits menyatakan bahwa “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.(*)

Tag:
Bagikan

Opini lainnya
Ganefri
Terkini