JKA Bantu Pedagang Bakulan

×

JKA Bantu Pedagang Bakulan

Bagikan berita
Foto JKA Bantu Pedagang Bakulan
Foto JKA Bantu Pedagang Bakulan

Parikmalintang, Singgalang - Manfaatkan waktu senggang, Anggota DPR-RI, John Kenedy Azis, Kamis (21/4) sore, kunjungi Pasar Tradisional Limau uruik, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman. Di pasar dia temui banyak ibu-ibu pedagang bakulan.John Kenedy Azis tampak prihatin mendengar pengakuan para pedagang tenong atau bakulan tersebut, yang pada umumnya hanya beromset Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu perhari.

"Ya, cuma sigitu Pak dan kami hanya berjualan tiga kali dalam seminggu," aku seorang ibu-ibu penjual bunga rampai.Nasib penjual bunga rampai itu tidak jauh berbeda dengan pedagang-pedagang bakulan atau pedagang tenong lainnya. Mereka berjualan seharian hanya untuk sesuap nasi. Menyedihkan, memang. Tapi itulah kondisi nyata yang ditemui John Kenedy Azis di lapangan.

Beranjak dari keprihatinannya itu, John Kenedy Azis lalu membantu para pedagang kecil tersebut dengan cara membeli dagangannya. Dia belanja senilai Rp 5 ribu atau Rp 10 ribu, dibayar Rp100 ribu."Kembaliannya, ambil saja buat modal," ujarnya.

Walinagari Limau Puruik, Arfian, yang tadinya mendapat informasi ada Anggota DPR-RI yang tengah meninjau pasar, pun turun mendampingi John Kenedy Azis. Kebetulan pula pasar tradisional itu berada persis di depan kantornya.Di hadapan John Kenedy Azis, Arfian menyebutkan, masih banyaknya masyarakat berekonomi lemah di daerahnya dan, mungkin juga di daerah-daerah lain. Menurutnya, itulah kondisi nyata yang tentu perlu disikapi pemerintah. Misalnya melalui program bantuan UMKM.

Apa yang disampaikan Walinagari Limau Puruik, dibenarkan John Kenedy Azis. "Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) itu memang harus mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah dan, itulah salah satu program dari Kementerian Koordinator (Menko) Perekonomian," katanya.

Terkait kondisi itu pulalah, aku John Kenedy Azis, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, selaku Ketua UmumPartai Golkar memerintahkan mereka untuk turun, memantau perkembangan UMKM di lapangan.

Terelepas dari itu, dia pun mengakui bahwa kunjungannya ke Pasar Limau Puruik, sore itu, juga tidak terlepasdari informasi yang dia terima, yaitu masih banyaknya pedagang kecil yang harus meminjam dulu buat modal daganga.

"Ya, beberapa hari lalu, saya dapat informasi, banyak pedagang kecil itu yang terpaksa harus meminjam dulu buat modal dagangnya. Dia pinjam Rp 100 ribu, kemudian dia cicil Rp 5 ribu, Rp 10 ribu tiap hari kepada si pemodal. Dipinjam sepuluh, harus bayar sebelas," ujarnya.Jadi, menurut John Kenedy Azis, inilah yang perlu dientaskan. Pemerintah harus membantu membebaskan mereka dari kesulitan modal. Atau dari jeratan tengkulak.

SpontanitasUsai meninjau pasar, sore itu, John Kenedy Azis ditemui oleh seorang wanita muda. Si wanita itu menyampaikan

bahwa ada warga yang hidupnya sangat susah. Anak enam tinggal di rumah tidak layak huni. Sebentar lagi mau lebaran.Mendengar hal itu, John Kenedy Azis dengan spontannya langsung mengajak si wanita tersebut untuk menemui keluarga yang dia maksudkan itu. John Kenedy Azis mendatangi rumah warga itu dengan sepeda motor, berboncengan dengan Walinagari Limau Puruik.

Editor : Eriandi, S.Sos
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini