DPRD Padang Bakal Buka Posko Pengaduan Penipuan Umrah

×

DPRD Padang Bakal Buka Posko Pengaduan Penipuan Umrah

Bagikan berita
DPRD Padang Bakal Buka Posko Pengaduan Penipuan Umrah
DPRD Padang Bakal Buka Posko Pengaduan Penipuan Umrah

[caption id="attachment_10916" align="alignnone" width="650"] Maidestal Hari Mahesa. (*)[/caption]PADANG - Komisi IV DPRD Padang bakal membuka posko pengaduan bagi jamaah umroh korban dugaan penipuan Travel Umroh PT Bumi Minang Pratiwi (BMP) Haji dan Travel.

Sebab, banyak masyarakat yang menjadi korban mengadu langsung kepada Ketua Komisi IV."Kami banyak menerima pengaduan dari masyarakat melalui Short Message Service (SMS), telepon, WhatsApp, dan media sosial lainnya. Banyak yang menyampaikan, mereka menjadi korban atau sanak familinya yang menjadi korban," ungkap Ketua Komisi IV Maidestal Hari Mahesa, Jumat (6/4).

Alasan Komisi IV DPRD Kota Padang membuka posko  agar dapat menghimpun secara keseluruhan data-data korban dugaan penipuan travel umroh dan haji PT BMP dan PT Rindu Baitullah ini. Menurut informasi yang diterima Esa, jumlahnya mencapai ribuan."Setelah menerima pengaduan masyarakat dengan data yang jelas, kami akan mengundang Kementerian Agama, dan bagian Perizinan Kota Padang untuk menindaklanjutinya," ungkapnya.

Menurut Esa, maraknya kasus penipuan berkedok travel umrah dan haji jelas merupakan pengkhianatan kepada umat Islam. Apalagi, selama ini umat Islam telah menaruh kepercayaan kepada mereka, tapi ujung-ujungnya malah ditipu.Selain itu, Esa menegaskan, PT Rindu Baitullah yang dipimpin Epi Santoso, Ketua Baznas Padang jangan melempar tanggungjawab dengan melaporkan PT BMP ke polisi. Walau Epi Santoso sudah melapor ke polisi, namun bukan berarti tanggungjawabnya hilang.

"Ia harus bertanggungjawab penuh. Karena sebagian jamaah itu tidak langsung berurusan dengan PT BMP, tetapi dengan PT Rindu Baitullah," tegasnya.(bambang) 

Editor : Eriandi, S.Sos
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini