Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu/Kg, Petani di Agam Senang

×

Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu/Kg, Petani di Agam Senang

Bagikan berita
Foto Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu/Kg, Petani di Agam Senang
Foto Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu/Kg, Petani di Agam Senang

AGAM - Harga cabai keriting terus mengalami kenaikan di Kabupaten Agam Saat ini, harga jual komoditas tersebut telah mencapai Rp100 ribu per kilogram.Kenaikan harga ini menjadi berkah bagi para petani cabai di wilayah tersebut. Dengan sekali panen, mereka berhasil meraih omzet puluhan juta rupiah.

Salah satu petani cabai merah, Mardiyance, yang berasal dari Bandar Baru, Lubuk Basung, mengungkapkan bahwa harga jual cabai dari kebunnya juga mengalami kenaikan beberapa hari belakangan.Mardiyance menyatakan bahwa kenaikan harga cabai merah keriting di pasaran memberikan keuntungan bagi dirinya. Dengan harga pasar yang tinggi, ia dapat menutupi biaya pengolahan yang juga cukup tinggi.

"Saat ini, saya mematok harga Rp70 ribu per kilogram untuk cabai dari kebun saya. Harganya memiliki selisih sebesar Rp10 ribu dari harga di pasar," ujarnya saat ditemui di kebun cabainya pada Senin (4/3/2024).Ia juga menjelaskan bahwa biaya pengolahan untuk lahan seluas setengah hektare mencapai Rp20 juta, termasuk biaya penyiapan lahan, bibit, perawatan, dan panen. Saat ini, jumlah cabai merah keriting di lahannya sekitar 3.000 rumpun, dan ia sudah memanennya beberapa kali, termasuk saat ini yang memasuki fase buah kedua.

"Dari panen pertama, saya sudah berhasil meraih pendapatan hingga Rp44 juta. Jadi, modal pertama sudah kembali. Panen fase kedua ini tinggal untungnya saja lagi. Terakhir saya panen sebanyak 70 kilogram," ungkapnya.Dengan harga cabai merah keriting yang terus meningkat, ia mampu menutupi biaya perawatan seperti pemupukan dan penyemprotan hama. Biasanya, ia melakukan pemupukan dua kali dalam sebulan dengan biaya sekitar Rp500 ribu.

Berdasarkan pengalamannya, harga jual cabai merah keriting di atas Rp50 ribu per kilogram sudah sangat menguntungkan bagi petani cabai. Ia berharap harga tetap stabil di atas angka tersebut, terutama jika mencapai Rp100 ribu."Jika harga cabai berada di kisaran Rp40 hingga Rp50 ribu per kilogram di kebun, itu sudah sangat memuaskan bagi kami. Namun, jika harga cabai turun di bawah itu, hanya cukup untuk modal saja," katanya.

Ia berharap cabai miliknya terus tumbuh subur sehingga dapat terus memenuhi pasokan hingga lebaran mendatang. Saat ini, ia menyebut bahwa banyak rekan petani lainnya mengalami gagal panen. (mc)

Editor : Eriandi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini