Program MAGENTA Semen Padang 2024, Diikuti 44 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri

√ó

Program MAGENTA Semen Padang 2024, Diikuti 44 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri

Bagikan berita
Foto Program MAGENTA Semen Padang 2024, Diikuti 44 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri
Foto Program MAGENTA Semen Padang 2024, Diikuti 44 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri

PADANG - Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Indrieffouny Indra membuka secara resmi program Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA) PT Semen Padang Batch 2 Tahun 2024 di Wisma Indarung, Kamis (1/2/2024).Pembukaan tersebut ditandai dengan pengalungan ID Card secara simbolis kepada dua orang perwakilan peserta. Kegiatan diikuti 44 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan fresh graduate dari berbagai universitas di Indonesia digagas oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

Pembukaan tersebut dihadiri Rektor Universitas Metamedia Masyhuri Hamidi, Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Hendri Nofrianto, Dosen Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang Emil Naf'an, Dosen Universitas Andalas (Unand) Deden Yendri, Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) Dwi Mutia Sari, Kepala Departemen SDM PT Semen Padang R. Trisandi Hendrawan, dan Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati.Indrieffouny Indra dalam kesempatan itu menyampaikan, program MAGENTA merupakan program resmi dari Kementrian BUMN yang memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk terus belajar, bertumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia.

"Program MAGENTA di PT Semen Padang ini adalah hasil kesepakatan Direktur SDM di Kementerian BUMN dalam rangka pengembangan generasi muda. Kementerian BUMN menyiapkan para mahasiswa yang telah selesai menjalani pendidikannya masuk ke dunia industri, untuk mendapatkan pengalaman dalam bekerja, dapat memahami bagaimana sebuah industri itu bisa dijalankan," katanya.Pria yang akrab disapa Arief tersebut berharap, para peserta Program MAGENTA untuk dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

"Saya harapkan, selama menjalani program ini bisa melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Selamat menjalani kegiatan magang ini, manfaatkan waktu, gali lah pengalaman sebanyak- banyaknya, enam bulan waktunya hanya sebentar. Saya titipkan juga untuk menjaga kerahasiaan perusahaan ini dan selalu patuhi K3 dalam bekerja," ujarnya.Arief melanjutkan, PT Semen Padang terbuka berbagi pengalaman di dunia industri, karena perusahaan menyadari harus dekat dengan perguruan tinggi. "Kami telah memiliki MoU dengan beberapa perguruan tinggi, dan mungkin nanti akan diperlebar ke perguruan tinggi lainnya," tambah Arif.

Terakhir, dia berpesan kepada peserta program MAGENTA dimana pun berkiprah, bekerja ataupun berkegiatan agar tetap menggunakan produk PT Semen Padang. "Tetap gunakan produk PT Semen Padang, sebuah perusahaan kebanggaan dari Sumbar. Kami adalah perusahaan semen pertama di Asia Tenggara dan tahun ini berusia 114 tahun," katannya.Kepala Departemen SDM PT Semen Padang R Trisandi Hendrawan menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait kebutuhan peserta dan Program ini dilaksanakan selama enam bulan, dari 1 Februari s.d. akhir Juli 2024.

"Dapat kami sampaikan dari 1.653 peserta yang mendaftar di program MAGENTA PT Semen Padang, yang diterima adalah 44 orang. Selamat datang dan selamat bergabung di PT Semen Padang. Program ini merupakan tantangan bagi peserta, bahwa di magang ini yang dibutuhkan tidak hanya IPK, tetapi kesempatan disini mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus selama ini, kemampuan berkomunikasi dan attitude," ujarnya.44 peserta program MAGENTA ini berasal dar 16 perguruan tinggi baik dari dalam dan luar negeri, yakni, dari Universitas Andalas 23 peserta, UPI YPTK Padang 3 peserta, ITP 2 peserta, UNP 1 peserta, Universitas Metamedia 1 peserta, Poltekkes Padang 1 peserta, Universitas Sriwijaya 1 peserta Universitas Syiah Kuala Aceh 3 peserta, ITB 1 peserta, UGM 1 peserta, Undip 1 peserta, Universitas Brawijaya 1 peserta, Institut Teknologi Sumatera 1 peserta, Khun Shan University, Taiwan, 1 peserta, Universitas Jambi 1 peserta dan Universitas Sebelas Maret 1 peserta.

Rektor Universitas Metamedia Masyhuri Hamidi mengatakan, pihaknya mewakili perguruan tinggi yang mengikuti program MAGENTA mengucapkan ribuan terimakasih kepada PT Semen Padang."PT Semen Padang telah memberi peluang kepada anak-anak kami, yang selama ini hanya memberikan akses ke perguruan tinggi negeri namun sekarang juga perguruan tinggi swasta. Ini harus diteruskan untuk kedepannya, kalau bisa ditambah kuota untuk perguruan tinggi swasta," ujarnya.

Ia berpesan kepada peserta program MAGENTA, untuk mempraktekkan ilmu yang dipelajari selama ini. "Sehingga tidak terkejut, dan canggung. Kami berharap PT Semen Padang menggembleng mahasiswa dalam dunia kerja untuk melakukan tugas-tugas perusahaan, karena generasi inilah yang akan memimpin bangsa ke depannya," kata dia.Perwakilan peserta Program MAGENTA dari Khun San University, Taiwan, Nur Afifah Hasan mengaku senang bisa diberikan kesempatan untuk magang di PT Semen Padang ini.

Ia mengatakan, PT Semen Padang menjadi pilihannya di program MAGENTA ini karena merupakan perusahaan yang besar di Sumbar. "Juga untuk saya yang fresh graduate ini mencari pengalaman di perusahaan yang besar seperti PT Semen Padang, sehingga mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari sebelumnya," kata lulusan Teknik Informasi tersebut.Perwakilan peserta lainnya dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unand Rafi Afdal Zikri mengatakan, PT Semen Padang menjadi pilihannya setelah melakukan diskusi dan masukan dari beberapa peserta yang telah mengikuti Program MAGENTA sebelumnya di berbagai tempat.

"PT Semen Padang telah memiliki sistem manajemen yang baik termasuk bagi peserta magang. Saya yakin jika sistem manajemennya sudah baik sehingga pada penerapan ilmu dan mendapatkan pengalaman jauh lebih baik. Saya berharap dapat pengalaman khusus di bidang manajemen marketing sehingga bisa diterapkan setelah lulus nanti," katanya.104

Editor : Eriandi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini