27 KK Karang Pauh Pessel di Bawah Ancaman Abrasi

×

27 KK Karang Pauh Pessel di Bawah Ancaman Abrasi

Bagikan berita
27 KK Karang Pauh Pessel di Bawah Ancaman Abrasi
27 KK Karang Pauh Pessel di Bawah Ancaman Abrasi

[caption id="attachment_32661" align="alignnone" width="600"]Air laut sudah sampai ke teras rumah warga di Karang Pauh. (marlison) Air laut sudah sampai ke teras rumah warga di Karang Pauh. (marlison)[/caption]PAINAN - Bencana abrasi pantai di Karang Pauh, Kecamatan Bayang makin parah. Sewaktu-waktu ombak menggenangi rumah warga. Setidaknya, 27 KK kini dibalut rasa cemas akan bahaya abrasi.

Warga berharap upaya penanggulangan abrasi oleh pemerintah seperti pembangunan batu jety, karena mereka kian terancam..Harapan itu telah disampaikan warga ke DPRD Pessel pada awal bulan Mei lalu. Anis (52) salah seorang warga menuturkan, gelombang laut sering memasuki rumahnya, bahkan tak jarang diri dan keluarganya mengungsi ke rumah kerabat.

"Kami merasa cemas setiap hari tidur dengan ancaman air laut masuk kedalam rumah,” ujarnya.Hal serupa disampaikan, Ryan (14), seorang pelajar SMP. Menurutnya, abrasi telah menimbulkan kecemasan luar biasa, bahkan dirasakan berhari-hari.

"Saya harus mengungsi ke rumah tetangga untuk mandi, karena air sumur telah bercampur dengan air laut," ucapnya.Tokoh masyarakat setempat, Yul (50) mengatakan,  beberapa waktu yang lalu warga Karang Pauh beserta tokoh masyarakat sudah berupaya menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Pessel.

Sementara Camat Bayang, Pon Idris yang dihubungi, Kamis (2/6) menyebutkan, sebagai langkah preventif pemerintah daerah akan menyediakan tenda-tenda pengungsian bagi warga."Sebagai langkah saat ini, kita sudah meminta tenda-tenda pengungsian serta dapur umum untuk warga yang tidak bisa tinggal di rumah," katanya.

Ia menambahkan, setidaknya ada 27 KK yang terancam abrasi. Sedangkan panjang pantai yang terkena abrasi itu sekitar 400 meter antara Sago dan Luhung.“Kami berharap supaya pemerintah membangun baru jety sepanjang pantai yang terkena abrasi tersebut. Kemudian kami imbau warga agar selalu waspada. (marlison)

Editor : Eriandi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Ganefri
Terkini